Archive for January, 2009
Bantu kamu
aku bantu kamu gak lebih dari apa yang aku bisa
aku bantu kamu tidak untuk cinta
aku bantu kamu tidak untuk hati
aku bantu kamu semampuku
aku bantu kamu lebih karena kamu adalah luar biasa
aku bantu kamu karena tidak ingin kamu sengsara
aku bantu kamu hanya sebagai manusia biasa
aku bantu kamu dengan ikhlas
dan aku bantu kamu hanya mengharap aku dan kelrgaku diberi kemudahan…aku berharap mudah mendapat jodoh yang baik, pekerjaan yang layak, dan lain-lain.
berharap suatu saat kedepan keluargaku, anak2ku bisa dimudahkan oleh orang….
Aku harus memulainya membantu siapa saja…..semampuku.
Sebuah Renungan ttg KESUKSESAN
(Artikel bagus dapat dari milist, ntah siapa yang menulisnya, mohon ijinnya aja saya posting disini)
Sukses itu sederhana,
sukses tidak ada hubungan dengan menjadi kaya raya,
sukses itu tidak serumit/serahasia seperti kata kiyosaki/tung desem waringin/the secret,
sukses itu tidak perlu dikejar,
SUKSES adalah ANDA!
karena kesuksesan terbesar ada pada diri Anda sendiri…
Bagaimana Anda tercipta dari pertarungan jutaan sperma untuk membuahi 1 ovum,
itu adalah sukses pertama Anda!
Bagaimana Anda bisa lahir dengan anggota tubuh sempurna tanpa cacat,
itulah kesuksesan Anda kedua…
Ketika Anda ke sekolah bahkan bisa menikmati studi S1,
di saat tiap menit ada 10 siswa drop out karena tidak mampu bayar SPP,
itulah sukses Anda ketiga…
Ketika Anda bisa bekerja di perusahaan bilangan segitiga emas,
di saat 46 juta orang menjadi pengangguran,
itulah kesuksesan Anda keempat…
Ketika Anda masih bisa makan tiga kali sehari,
di saat ada 3 juta orang mati kelaparan setiap bulannya
itulah kesuksesan Anda yang kelima…
Sukses terjadi setiap hari,
Namun Anda tidak pernah menyadarinya. ..
Saya sangat tersentuh ketika menonton film Click!
yg dibintangi Adam Sandler,
“Family comes first”, begitu kata2 terakhir kepada anaknya sebelum dia meninggal…
Saking sibuknya Si Adam Sandler ini mengejar kesuksesan,
ia sampai tidak sempat meluangkan waktu untuk anak & istrinya,
bahkan tidak sempat menghadiri hari pemakaman ayahnya sendiri,
keluarga nya pun berantakan,
istrinya yang cantik menceraikannya,
anaknya jadi ngga kenal siapa ayahnya…
Sukses selalu dibiaskan oleh penulis buku laris
supaya bukunya bisa terus2an jadi best seller
dengan membuat sukses menjadi hal yg rumit
dan sukar didapatkan.. .
Sukses tidak melulu soal harta,rumah mewah,mobil sport,jam Rolex,pensiun muda,menjadi pengusaha,punya kolam renang/helikopter, punya istri cantik seperti Donald Trump,&resort mewah di Karibia…
Tapi buat saya pribadi yg bisa hidup dengan sangat berkecukupan,
saya rasa sukses memiliki arti yang berbeda…
Sukses adalah mencintai & bangga terhadap diri Anda sendiri,
mengerjakan apa yang Anda sukai kapan saja dan di mana saja….
Sukses sejati adalah hidup dengan penuh syukur atas segala rahmat Tuhan,
sukses yang sejati adalah menikmati & bersyukur atas setiap detik kehidupan Anda,
pada saat Anda gembira, Anda gembira sepenuhnya,
sedangkan pada saat Anda sedih, Anda sedih sepenuhnya,
setelah itu Anda sudah harus bersiap lagi menghadapi episode baru lagi.
Sukses sejati adalah hidup benar di jalan Allah,
hidup baik, tidak menipu, apalagi scam, saleh & selalu rendah hati,
Sukses itu tidak lagi menginginkan kekayaan ketimbang kemiskinan,
tidak lagi menginginkan kesembuhan ketimbang sakit,
sukses sejati adalah bisa menerima sepenuhnya kelebihan,keadaan, dan kekurangan Anda apa adanya dengan penuh syukur.
Saya berani berbicara seperti ini,
karena hidup yang saya alami ini seperti roda pedati,
ketika masih mahasiswa hidup begitu nelangsa
cuma mampu makan warteg 1 kali sehari dengan nasi setengah+sayur gratis+tempe goreng.
Tapi ternyata dulu nikmat makan di warteg kok sama saja bila dibandingkan ketika saya makan di restoran mewah di Amerika,
Saya pernah tidur di kolong langit, beralaskan tanah & terpal,
hujan kehujanan, & panas kepanasan.
Tapi ternyata lelapnya saya tidur dulu kok bisa sama saja
bila dibandingkan ketika saya tidur di hotel bintang 5 di Jepang,
Saya dulu, pulang-pergi ke sekolah jalan kaki atau bersepeda sejauh 40 km,
pakai baju lusuh, tas kotor & alat tulis seadanya,
datang ke sekolah selalu menjadi bahan tertawaan teman2 yg lebih kaya,
tapi kok sama saja enaknya ketika saya dijemput oom saya naik mercy,
sama2 nyampe juga ternyata, Mas…
Saya pernah diundang boss saya ke rumah barunya,
untuk menikmati ruang auditoriumnya,
ada speaker untuk karaoke, ada untuk mendengarkan musik,
ada untuk home theater,
dia bilang speaker Thiel-nya untuk mendengarkan musik saja seharga 400 juta,
saya disuruh ngedengerin waktu beliau putar musik jazz,
memang enak sekali, suara dentingan gelas & petikan bass bisa terdengar jelas,
tapi kok setengah jam di situ, saya toh bosan juga, Mas.
Sama saja nikmatnya mendengarkan musik di komputer sendiri,
yg speakernya cuma Simbadda 100 rb…
Pernahkah Anda menyadari?
Anda sebenarnya tidak membeli suatu barang dengan uang
Uang hanyalah alat tukar,
Anda sebenarnya membeli rumah dari waktu Anda.
Ya, Anda mungkin harus kerja siang malam utk bayar KPR selama 15 tahun
atau beli mobil/motor kredit selama 3 tahun.
Itu semua sebenarnya Anda dapatkan dari membarter waktu Anda,
Anda menjual waktu Anda dari pagi hingga malam kepada penawar tertinggi
untuk mendapatkan uang supaya bisa beli makanan, pulsa telepon dll…
Aset terbesar Anda bukanlah rumah/mobil Anda,
tapi diri Anda sendiri,
Itu sebabnya mengapa orang pintar bisa digaji puluhan kali lipat dari orang bodoh…
Semakin berharga diri Anda, semakin mahal orang mau membeli waktu Anda…
Itu sebabnya kenapa harga 2 jam-nya Kiyosaki bicara ngalor ngidul di seminar
bisa dibayar 200 juta
atau harga 2 jam seminar Pak Tung bisa mencapai 100 juta!!!
Itu sebabnya kenapa Nike berani membayar Tiger Woods & Michael Jordan sebesar 200 juta dollar,
hanya untuk memakai produk Nike.
Suatu produk bermerk menjadi mahal/berharga bukan karena merk-nya,
tapi karena produk tsb dipakai oleh siapa…
Itu sebabnya bola basket bekas dipakai Michael Jordan diperebutkan,
bisa terjual 80 juta dollar,
sedangkan bola basket bekas dengan merk sama,
bila kita jual harganya justru malah turun…
Hidup ini kok lucu,
kita seperti mengejar fatamorgana,
bila dilihat dari jauh,
mungkin kita melihat air/emas di kejauhan,
namun ketika kita kejar dng segenap tenaga kita
& akhirnya kita sampai,
yang kita lihat yah cuman pantulan sinar matahari/corn flakes saja
oh…ternyata. ..
Lucu bila setelah Anda membaca tulisan di atas
Namun Anda masih mengejar fatamorgana tsb
ketimbang menghabiskan waktu Anda yg sangat berharga
untuk sungkem sama orangtua yg begitu mencintai Anda,
memeluk hangat istri/kekasih Anda,
mengatakan “I love you” kepada org2 yang anda cintai:
orang tua, istri, anak, sahabat2 Anda.
Lakukanlah ini selagi Anda masih punya waktu,
selagi Anda masih sempat,
Anda tidak pernah tahu kapan Anda akan meninggal,
mungkin besok pagi, mungkin nanti malam,
LIFE is so SHORT.
Luangkan lebih banyak waktu untuk melakukan hobi Anda,
entah itu bermain bola, memancing,
menonton bioskop, minum kopi,
makan makanan favorit Anda,
berkebun, bermain catur, atau berkaraoke.. .
Enjoy Ur Life,
LIFE is so SHORT….
1001
“mengapa mawar merah belum tentu indah
mengapa bunga itu belum tentu harum
dirimu yang kupuja sungguh engkau cantik jelita
namun semua sikapmu itu memadamkan cinta ini”
Ya….semua berawal dari pandangan. Tak sengaja sekelebat bayangan itu muncul dan menghiasi pandanganku. Aku tak berfikir apapun selain seorang bidadari yang sempurna datang dihadapanku. Kucoba perlahan mengedipkan mata, aku tak mendapatkan perubahan. Bayangan dan bayangan itu lagi. Aku bingung dan menjadikan tanya besar bagi hatiku. Kupandangi terus, namun aku tak bosan. Gerakan yang lincah dan senyuman manis kudapatkan disela-sela pandanganku. Aku masih tak bisa berfikir.
Kudiam sejenak dengan diamnya dia. Aku berfikir, apakah ini bentuk sebuah kesempurnaan. Aku mencoba berusaha menyentuhnya. Berusaha mengenal dari sejengkal tubuhnya. Awalnya, kucoba menyapa, merayu dan mengajaknya terbang. Aku berhasil mengajaknya bercanda, bercengkrama dan menari. Dia bahagia. Akupun bahagia.
Tapi semua berubah dengan cepat, sepanjang perjalanan kami mencari jati diri. Aku tidak tahu, akan kemana tujuan kami. Akupun merasakan jika diriku mulai untuk membenci siapa dan darimana dirinya. Perlakuan dan sikapnya tak seperti dulu yang kukenal. Dan seakan memadamkan rasa salut ini.
For Palestine…

aku teringat neh ama lagunya michael heart, “we will not go down..”
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right
But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze
We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight
bagaimana kondisi mereka disana ya…pasti sangat menyedihkan, dan apa support kita buat mereka??
Lo seleksi, Gua seleksi
hihihih…baru bisa posting lagi. Yup, sekarang lagi coba bahas masalah pacaran neh. Umumnya orang mengenal masa ini sebagai masa pengenalan diri, penjajakan dan masa dimana kita mencari yang terbaik.
Untuk tujuan yang terakhir dimana semua orang berharap mendapatkan yang terbaik, proses seleksi perlu dilakukan dengan teliti. Kenapa? karena kita tidak hidup untuk beberapa hari namun sampai nanti…sampai mati (mirip lagunya letto..hehehe)
Sebelumnya, proses seleksi ini merupakan proses sebelum dilakukan komitmen (lamaran) ke arah pernikahan. Sangat penting sebelum memasuki dunia baru.
Ada beberapa pendapat mengenai proses seleksi ini,
pertama, seorang cew/cow ketika proses ini dipaksa oleh pasangannya untuk serius dan berkomitmen dengannya dari awal dia bertemu (masih dalam kondisi pacaran). Permasalahannya : apakah pada kondisi ini hanya dibutuhkan cinta saja……Jika salah satu pasangannya, pada suatu saat ada yang mendekati. Sedangkan yang mendekati pasanganya dari sisi pribadi (akhlak), sisi ekonomi dan masa depan yang lebih baik….apakah masih dipertahankan kondisi kesetiaan dengan pasangan?? Apakah kita bisa bahagia ketika pasangan kita akan lebih baik dengan orang yang mendekatinya tersebut..??
kedua, seorang cew/cow ketika proses ini memberikan kebebasan kepada pasangannya untuk menyeleksi siapapun yang dekat dengan dia asalkan ketika mereka bertemu tidak ada orang lain yang mengganggu mereka. Dengan kata lain, ketika pasangan tersebut bertemu..rasa cinta dan sayang hanya untuk pasangannya. Namun ketika komitmen(lamaran) terbentuk, harus konsentrasi pada satu pihak yang akan dinikahi dan melupakan semua yang mendekati. Disini dimulai untuk setia kepada yang terbaik, memberikan semua dan berkorban semuanya. Permasalahannya : disini cinta dibutuhkan hanya sesaat pada proses seleksi tersebut, jika seorang cew/cow sudah terlanjur sayang dengan pasangannya dan pasangannya memilih orang lain yang lebih baik darinya. Siapkah cew/cow tersebut sakit hati untuk berpisah?
Ketiga, seleksi dilakukan dengan menyertakan orang tua. seorang cew/cow melakukan pencarian pasangan dengan menyertakan orang tua ketika pertama atau kedua kali bertemu. Mungkin banyak orang masih memilih jalan ini. Ada kalanya baik bagi si cow/cew karena orang tua sudah banyak pengalaman dengan hal ini. Permasalahannya : Apakah jaman siti nurbaya masih berlaku di jaman ini? bagaimana hak anak ketika orang tua tidak menyetujui sedangkan anak lebih cocok dengan pasangannya ini? Apakah keputusan orang tua selama akan baik kepada anak?
Keempat, seleksi diajukan dengan meminta bantuan seorang yang dipandang mampu memberikan kriteria yang baik. Misalnya : seorang kyai/ustadz/pendeta/biksu diminta untuk memilihkan jodoh untuk seseorang. hal ini masih bisa dilakukan karena kriteria pemilihan bisa diberikan sesuai yang diminta cow/cew tersebut. Permasalahannya : kita hanya bisa melihat seseorang yang dberikan kyai/ustadz/pendeta/biksu tersebut, kita tidak bisa melihat dan menyelami orang lain di sekeliling kita.
menurut anda mana yang terbaik………?
Klo menurut saya, saya lebih memilih untuk yang kedua….namun tidak melepas kemungkinan yang keempat juga.
Recent Comments