Posts filed under ‘keluarga’
Yah, lama aku tunggu untuk menemukannya. Aku sudah menyerahkannya dengan yang diatas. Aku ingin suatu saat bertemu dalam kondisi dimana dia terbaik dalam hatiku.
Aku bingung walau beberapa orang ada yang dekat, tapi aku tidak merasakan sesuatu yang sangat spesial dari mereka. Sesuatu yang membuat aku merasa membutuhkannya. Tidak ada rasa seperti itu yang mungkin bisa dibangun dengan komunikasi setiap hari, perhatian setiap hari, kangen setiap hari, dan melepas kangen di akhir pekan.
Aku juga berharap suatu saat nanti aku menemukan orang yang dapat memberikan rasa butuh terhadapnya, kapan hal itu terjadi sudah aku pasrahkan. Yang pasti diriku saat ini akan konsentrasi dengan apa yang disebut orang persiapan.
Oh ya, saat aku pulang ke banyuwangi kemaren, sempat kakakku dan tanteku mengenalkan aku dengan seorang cewek. Kakakku mengenalkan aku dengan putri dari gurunya keponakanku. Seorang pengajar juga di banyuwangi dengan status percobaan. Sekilas tampak cantik namun memang bukan takdirku, ketika aku pulang ternyata dia sebelumnya sudah dilamar polisi. haram untuk mengganggu hal seperti itu.
Dari tanteku, mengenalkan aku dengan seorang cewek masih kuliah di Unej jember jurusan sastra Inggris. Namun baru kemaren aku dengan dia sudah bertunangan.
Yah, namanya juga ikhtiar, kapan kita dipertemukan pasti sudah diatur yang diatas.
November 3, 2008 at 5:07 am
Sedikit ku review kembali beberapa pesan dari rumah :
1. Banyak Sedekah.
2. Puasa Senin dan Kamis.
3. Banyak dzikir
4. masalah keluarga, jangan difikir sendiri.
5. Qonaah terhadap kondisi kerja saat ini.
6. Ikhtiar untuk masa depan.
7. Sabar dalam mencari jodoh
November 3, 2008 at 4:52 am
Wah…sepertinya aku merasa mengulang hal itu, tidak akan kuulangi untuk kedua kalinya. Tapi siapa first love-nya ya….
yang pasti aku kok seneng banget ngedenger lagu-lagu ketika aku masih first love dulu. Lagu-lagu sheila on 7 pada album ketiga : Tunjukkan padaku, Hingga Ujung waktu, Seberapa pantas serta Buat Aku tersenyum. Pastinya selalu senyum-senyum sendiri denger lagu ini.
Aku gak akan berbuat kesalahan dua kali….ingat2 lyric lagunya maroon 5 yang won’t go home without you :
“I asked her to stay
But she wouldn’t listen
She left before I had the chance to say
Oh
The words that would mend
The things that were broken
But now it’s far too late, she’s gone away“
kayaknya first love itu indah ya….kita tunggu saja.
September 24, 2008 at 4:08 pm
Jika aku akan dan telah menjadi seseorang yang spesial, maka aku akan …..
1. Menerima kekurangannya dari sisi apapun sebagaimana dia menerimaku apa adanya.
2. Melihat dia terus-menerus dengan kebaya-nya, rata-rata cewek akan lebih cantik dengan kebayanya.
3. Berharap ketika resepsi nanti, ijab Qabul-nya aku lakukan dengan sungguh-sungguh karena aku hanya berdoa sekali seumur hidupku. Klo bisa sampai diresapi dengan menangis, akan aku lakukan.
4. Berharap seusai mengucapkan ijab Qabul, para fakir miskin atau anak-anak yatim piatu mendoakan juga kelanggengan pernikahanku. Intinya, aku berharap mengajak serta fakir miskin dan anak-anak yatim piatu karena Rasullullah mencintai mereka. Karena pernikahan itu tidak untuk mengundang orang mampu/berlebihan tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan yang lain. Doa-doa mereka sangat ampuh, so aku minta didoakan bersama istriku walau dalam keadaan apapun, karena aku cinta istriku.
5. Pastinya, ketika resepsi, aku akan menggandeng terus istriku. Aku bangga dengan dia sampai kapanpun. Aku akan perlihatkan kepada orang-orang, inilah orang terbaik dan inilah orang tercantik.
6. Ketika malam zafaf, setelah semua membersihkan diri dalam keadaan segar/mandi dan memakai wewangian, aku ingin melihat istriku merias dirinya dengan cantik (sesudah berwudhu). pastinya dengan pakaian terbaik sebelum mengajaknya shalat berjamaah dua rakaat. Dilakukan ketika pertama kali dua pasangan masuk kamar pengantin, shalat dua rakaat untuk keberkahan kita. Seusai sholat akan kupandang matanya dan kudoakan dengan bacaan seperti yang diajarkan dalam agama : Bārokallōhu likulli wāhidin minnā fī sşōohibih.
(Semoga Allah memberkahi masing-masing di antara kita terhadap teman hidupnya).
7. Setelah itu aku akan merapatkan diri, memegang ubun-ubunnya dan kucium disertai doa sebagai berikut: Allōhumma innī as-aluka min khoirihā wa khoiri mā jabaltahā ‘alaihi wa a’ūżubika min syarrihā wa syarri mā jabaltahā ‘alaih.
(Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan wataknya dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan dan kejelekan wataknya.) (HR. Bukhari)
8. Aku pastinya merindukan malam berdua shalat malam, berdua belajar bersama, tadarus bersama walau sama-sama gak bisa ngaji dengan baik, bercanda bersama.
9. Klo buat pasangan-pasangan pasti nunggu acara intinya, yakni jima’. wah….klo untuk hal ini sebaiknya dimulai dengan wudhu dan berdoa dengan Bismillāh. Allōhumma jannibnasy-syaitōna wa jannibisy-syaitōna mā rozaqtanā
(Dengan nama Alloh, ya Alloh, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan agar tak mangganggu apa (anak) yang Engkau rizkikan kepada kami )
10. Bisa jalan-jalan bareng tiap habis shubuh…ehm…..
11. bekerja hanya untuk dia dan anak-anak kita. Tidak akan mengeluh.
12. Tidak akan selingkuh dan setia seperti janji yang telah diucapkan (Ijab Qabul). Aku telah banyak melihat teman-teman kerja selingkuh, bagaimana perasaan dan psikologi istri/suami serta anak dengan kondisi seperti itu, sangat memukul karakternya.
13. Mencari tempat terbaik dimana kondisi psikologi, pendidikan dan mental istri dan anak terjaga.
14. Selanjutnya apa ya….masih angan-angan seh…
September 24, 2008 at 3:48 pm
Menahan sakit hati pada sebuah perusahaan besar selama 3 tahun sangatlah tidak mudah. Mencoba untuk mengobati dengan ketenangan walaupun disekitar kita, pemain lain telah berkembang.
Saat ini adalah musim transfer pemain, aku berniat untuk meminta dijual ke klub lain tanpa ada syarat yang harus kupenuhi dan menjadi bebanku. Limit batas pekerjaanku hampir berakhir 7 hari kedepan, aku berniat untuk meninggalkan markas ini sesegera mungkin. Aku telah meminta kepada klub lain untuk meminangku, memang tidak mudah untuk berpindah klub karena penawaran yang diberikan kadang kurang sesuai.
Aku berharap untuk kesekian kali, aku bisa ikut pada bursa transfer pemain. Aku berharap untuk pindah dan mengasah ilmu keterampilanku. Sayang jika diriku hanya menunggu yang tidak pasti pada banyak waktu akhir-akhir ini.
Aku berdoa dan meminta doa kepada semuanya, aku bisa berpindah klub sesegera mungkin. Menjadi pemain yang lebih baik dari sisi finansial dan ilmu. Amiin
September 8, 2008 at 9:50 pm
yah, tiga hal ini yang aku pusingkan. Dari awal aku memutuskan untuk kuliah di UI, aku siap jika akan menanggung beban seberat ini. Ini adalah sebuah rahasia, pastinya aku tak akan bercerita disini karena ini adalah rahasia pribadiku.
mandiri adalah kata yang tepat dimana aku harus bisa mencapainya. Dalam KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA, arti kata mandiri adalah sebagai berikut : (more…)
July 2, 2008 at 2:58 am
Kenapa ya? sampai sekarang aku masih teringat tuh cewek, ketika dua tahun yang lalu, bersama ayah dan ibunya. Ketika itu kami bertemu saat mereka mengunjungi ibuku yang sedang sakit. Mereka sekeluarga juga menyaksikan saat ibuku sakaratul maut dan dicabut nyawanya. Dia juga menangis sedih kala itu, dia melihatku saat aku menangis dan dia aku lihat sedih juga.
Aku masih teringat cewek itu, siapa namanya? membuat aku penasaran sampai sekarang. Dan aku baru tersadar jika aku tertarik padanya tapi aku tak tahu dimana dia, dimana dia tinggal? aku tak tau. Nama ortunya saja tidak tau, yang pasti teman bapak, tapi aku gak mau mengganggunya, biar suatu saat nanti jika ditakdirkan, waktu yang mempertemukan kita.
Karena saat ini aku sedang mencari pasangan jiwaku, sapa dan dimana?
“Begitu ingin
berbagi batin
mengarungi hari
yang berwarna
dimana dia
pasangan jiwaku ?
ku mengejar bayangan”
July 1, 2008 at 3:24 am
Balikin2 hati gue kayak dulu lagi
Elo harus tanggung jawab kalau gue nanti2 mati
Balikin2 kehidupanku yang seperti dulu lagi
Balikin2 kebebasanku yang seperti dulu lagi
Sayup2 terdengar ditelingaku, terus terdengar…dan terdengar
Wah, neh judul terinspirasi banget dengan lagunya slank (I LOVE U, SLANK…LO LO UDAH PADA BERSIH SEKARANG). hehehehe….
Tapi topiknya bukan lagu slank, tapi karena aku telah balik lagi nulis karena selama ini aku lupa password neh blog. hahahaha…biasa malas aja. padahal udah aku reset tuh password tapi yang namanya males jadi ketrrusan. Mengingat pesan dari Bapak Budi Raharjo (dosen ITB) ketika acara Wimar Witular dengan bapak Muhammad Nuh masalah pornografi, kita harus membiasakan diri untuk menulis blog walau itu sekelumit saja. Nasehat yang bagus banget daripada kita harus ngurusin yang gak jelas seperti om..om yang dilabeli “jangan dikutip daripada salah kutip“, hehehehe……maap ya om, jangan tersinggung karena saya BUKAN fans anda, lagian yang diurusin poto2 artis aja yang gak jelas.
Berharap detik ini saya bisa menulis lagi, karena sudah lama saya tidak menulis. Skripsi dan kerja sebagai alasan saya tidak menulis.
June 30, 2008 at 5:00 am
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah
Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….
Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu
(IWAN FALS : IBU)
Jika aku mampu menyanyikan ini dihadapanmu..pasti aku akan menangis sejadi-jadinya. Jika aku menginget ini, aku akan teringat dirimu yang membesarkanku.
Aku akan selalu mengingat setiap tahunnya namun apa daya aku tak bisa menangis dipangkuanmu, yang aku bisa hanya memohon ampunan dan memohon engkau selalu dilapangkan ruang kuburmu, ibuku. Aku hanya bisa berdoa agar engkau dirahmati selalu dan diberikan tempat yang terbaik. AMIEN
Ibuku, kini aku telah dewasa, tanpamu telah menyisakan aku sedikit gelap karena lampu itu tinggal ada pada seorang bapak. Ibu, aku merindukanmu selalu dan tak kan ada yang menggantikanmu dihatiku.
Aku menulis ini pada hari lahirmu, pada 64 tahun kelahiranmu.
June 30, 2008 at 12:01 am
Sahabatku ini yang selalu mengerti aku, selalu menemani aku dan mau menuruti perintahku. Tak terasa saat ini sudah sangat akrab, dan tak pernah aku memikirkan yang lain.
Semenjak aku berkenalan denganmu aku merasa hari-hari sepiku berkurang. Disaat aku lelah kamu menghiburku dengan hiburan, disaat aku bosan kamu memberiku sebuah kegiatan, di saat aku sedih kamu menghiburku dengan lagu. (more…)
December 21, 2007 at 1:12 am
Older Posts
Recent Comments